seputarberita27 -Ratusan mahasiswa dari Aliansi Badan Eksekutif
Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) merasa kecewa karena Presiden Joko Widodo
menganggap Aksi Bela Rakyat 121 sebagai candaan.
Dijelaskan Koordinator Pusat
BEM Seluruh Indonesia Bagus Tito Wibisono bahwa dengan tidak mau menemui
perwakilan aksi, Presiden Jokowi sama saja menganggap aksi ini tidak penting.
"Presiden tidak mau
ketemu kami dengan alasan tidak ada urgensi. Jadi aksi kita ini dianggap
bercanda teman-teman," ujar Bagus dari mobil komando di Jalan Medan
Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (12/1).
Apalagi, lanjut Bagus, surat
nota kesepahaman yang ditandatanganinya bersama dengan Kepala Staf Kepresidenan
tidak mencantumkan kop surat resmi pemerintah.
Nota kesepahamanan yang berisi
tuntutan aksi itu hanya ditulis di secarik kertas biasa dengan menggunakan
pulpen.
"Ini suratnya. Sama
sekali tidak resmi, tidak ada kop, hanya tanda tangan," sesalnya sembari
mengacungkan surat tersebut. [beritaislam24h.net / rmol]

0 comments:
Post a Comment